Kayu Belian


Kayu Belian
Masyarakat Kalimantan sering menyebutnya Kayu Belian atau Kayu Besi ini merupakan tanaman khas Kalimantan, Tak salah kiranya orang menyebutnya Kayu Besi karena keistimewaannya yang bisa bertahan lama dan boleh dikata kekuatannya dapat mengalahkan besi. Besi bisa berkarat dan rapuh apabila dibiarkan pada keadaan hujan dan panas sepanjang tahun. Sedangkan Kayu Belian tahan terhadap perubahan suhu, kelembapan, panas justru membuatnya semakin kuat dan tahan akan serangan rayap serangga pengerat batang tahan lama sehingga sifat kayunya sangat berat dan keras, dalam penyimpananya sebelun digunakan biyasanya ada juga yang disimpan dalam cara direndam dalam air.

Kayu Belian sangat kuat dan awet, sehingga banyak di gunakan untuk berbagai keperluaan, seperti pondasi bangunan didalam air dan lahan basah atap rumah yang biasa orang sebut dengan atap sirap tapi untuk sekarang sudah jarang orang menggunakan atap sirap dari belian ini banyak yang sudah beralis ke atap bahan metal. Intinya Kayu belian ini digunakan sebagai bahan bangunan, seperti kontruksi rumah, jembatan, tiang listrik dan kendaraan sungai. 

Dengan beberapa keistimewaannya Kayu Belian permintaan kayu belian semakan meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan rumah dan gedung. Kondisi ini mengancam kelestarian dari Pohon Kayu Belian, kerena sumber bahan baku kayu belian hanya diambil dari hutan tampa memperhatikan kelestariannya. Pohon Belian pada awalnya cukup besar dan mudah ditemui di hutan, namun saat ini sudah semakin menipis bahkan pada beberapa tempat sudah langka dan sulit ditemukan. Untuk di wilayah tempat saya di Kabupaten Sekadau yang saya tau hanya ada satu kecamatan penghasil kayu belian terbesar yaitu di Kecamatan Nanga Mahap.

Untuk pertumbuhan Kayu Belian sangat lama dari biji sampai tumbuh setinggi sekitar setengah meter seperti tampak pada gambar-gambar postingan ini membutuhkan waktu kurang lebih Lima Tahun lamanya, bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh kayu belian sampai dapat di panen menjadi bahan utama bahan bangunan, seperti kontruksi rumah, jembatan, tiang listrik, kendaraan sungai dan lainnya.

Secara pribadi saya juga baru melihat bentuk pohon kayu belian yang masih hidup ada baunnya dan masih segar ini seperti tampak pada gambar-gambar pada postinggan ini, biyasanya melihat kayu belian yang sudah dipotong berbentuk persegi panjang dengan panjang kira-kira empat meter dan itu pun sudah siap digunakan untuk bahan utama pembangunan rumah dan juga melihatnya di rumah-rumah orang karena kebanyakan orang di Kalimantan rata-rata rumahnya dari Kayu Belian.



0 Response to "Kayu Belian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel